RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham)

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) adalah salah satu aksi korporasi yang dilakukan setiap tahun sekali oleh perusahaan guna melihat dan mengevaluasi kinerja perusahaan dalam setahun terakhir. RUPS juga menjadi ajang untuk bertemunya manajemen perusahaan dan investor yang telah membeli saham dan tercatat untuk hadir dalam acara tersebut. RUPS Merupakan pemegang kekuasaan tertinggi di dalam Perseroan Terbatas dan pemegang segala kewenangan yang tidak diserahkan Dewan Komisaris dan Direksi.

Dari contoh Pengumuman RUPS  diatas Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:

  1.   Kapan batas akhir Beli HRUM untuk bisa ikut RUPS?Untuk bisa mengikuti RUPS pastikan kita membeli saham sebelum batas Recording date. Dilihat dari contoh diatas maka untuk megikuti RUPS investor maksimal membeli saham pada batas tanggal 21 Desember 2018 karena setelah membeli saham pada tanggal tersebut  saham akan tercatat kepemilikan atas nama investor akan diselesaikan pada waktu T+3 sehingga jatuh pada tanggal 26 Desember. Lewat dari itu sehari  saja maka investor tidak tercatat untuk mengikuti RUPS yang akan diadakan perusahaan.
  2. Berapa banyak HRUM yang harus saya beli agar bisa ikut RUPS?1 (satu) Lot atau 100 (seratus) lembar saham.
  3. Bagaimana Agar bisa mengikuti acara RUPS?
    Setelah melihat jadwal acara, investor harus menghubungi pihak sekuritas untuk meminta Konfirmasi Tertulis Untuk Rapat (KTUR) yang berguna sebagai tanda bukti saat akan memasuki acara. KTUR ini berbentuk kartu yang berisi penjelasan bahwa nama investor sudah tercatat menjadi pemegang saham sesuai dengan banyaknya jumlah saham yang dibeli.
  4. Kapan KTUR dikeluarkah?
    KTUR dikeluarkan tanggal 28 Desember 2018.
  5. Apa saja persyaratan untuk bisa datang ke RUPS ?
    Membawa Foto Copy KTP dan KTUR masing-masing 1(satu) lembar.
  6. Kapan Pelaksanakaan RUPS?
    Pada tanggal 18 Januari 2018 bertempat di Hotel Puliman Thamrin Jakarta
    Jl. MH. Thamrin No.59 Jakarta Pusat.
  7. Agendanya Apa saja?
    1. Persetujuan Rencana Pembelian Kembali (Buy Back) Saham Perseroan
    2. Lain-lain