Welcome to Narotama Trading

NAROTAMA TRADING merupakan salah satu New Generating Unit (NGU) dari Universitas Narotama. Narotama Trading memiliki UOB Kay Hian Narotama Cyber Branch sebagai perusahaan yang bergerak trading saham.

What People Say ?

img

Mahasiswa tidak harus menunggu lulus kuliah dulu untuk bisa sukses dalam hal keuangan. Untuk memulai bisnis dapat dilakukan ketika mahasiswa masih aktif kuliah. Di antara bisnis yang sangat menjanjikan penghasilan besar adalah investasi saham di pasar modal. Kalian bisa memulai menjadi seorang entrepreneur dengan bisnis di pasar modal, dan kampus ini telah memiliki Narotama Trading Zone sebagai tempat belajar serta bisnis langsung melalui UOB KayHian Securities.

Gema Merdeka Goeryadi, MM, CAT, - Alumni Universitas Narotama - President & Founder P.T. Astronacci International

Recent Posts

Tips Mengenali Emosi Saat Trading

Trader valuta asing berpengalaman membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk belajar mengenai cara mengontrol emosi mereka saat melakukan trading.

Memang tidak ada yang bisa me-manage emosi dengan sempurna. Namun memahami tanda-tanda emosi Anda sangat penting untuk meraih keuntungan saat trading.

Trader berpengalaman biasanya bisa merasakan saat percaya diri sedang berada di level tertinggi. Mereka paham periode kekalahan tengah mengintai jika tidak segera mengendalikan diri.

Mereka mengerti dan bisa membaca kondisi. Jika tidak mengendalikan emosi, kekalahan beruntun akan segera datang.

Read More

Ryan Filbert Beli Apartemen dari Saham

Ryan Filbert, investor ritel sekaligus inspirator investasi, merupakan investor muda yang patut diacungi jempol. Betapa tidak, sejak umur 18 tahun, dia memberanikan diri terjun ke pasar saham walau belum berpelangaman berinvestasi di pasar modal. Ryan menjadi investor saham sejak tahun 2004. Dia belajar saham dari salah satu investor kawakan di Indonesia dan Hong Kong. Petualangan di pasar saham mampu memberikan return tinggi yang dibelanjakannya untuk membeli apartemen dan rumah toko pada 2010-2011.

Ryan mengatakan, return di tahun 2008 hingga 2010 yang diraupnya mencapai tiga kali lipat. Sebagain keuntungannya dialihkan ke properti. “Saya di tahun 2010 atau 2011 membeli 2 unit apartemen di Jakarta Barat dan satu unit ruko di Serpong,” imbuhnya. Satu unit apartemen dan rukonya dibelinya di pasar sekunder. Sedangkan, satu unit ruko lainnya dari pasar perdana.

Read More

DPLK BRI Targetkan Dana Kelolaan Rp7 Triliun

Untuk meningkatkan pertumbuhan bisnisnya secara komprehensif, Bank BRI menggiatkan aktivitas pemasaran produknya. Selain produk perbankan yang bersifat konvensional seperti simpanan dan pinjaman, Bank BRI juga semakin gencar dalam memasarkan produk non konvensional antara lain Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).

DPLK BRI adalah salah satu produk investasi yang dimiliki Bank BRI, dengan memberikan pembayaran manfaat pensiun secara berkala yang dikaitkan dengan pencapaian usia tertentu. Secara umum, lebih dari 50% aset kelolaan DPLK BRI ditempatkan di Instrumen Pasar Uang, dengan return atau imbal hasil yang diberikan rata-rata di atas benchmark. “Selain itu, produk DPLK BRI juga sudah dikenal luas oleh masyarakat sebagai produk investasi yang aman, akses luas, investasi beragam dan prudent, transparan, serta dikelola secara modern,” kata Hari Siaga, Corporate Secretary Bank BRI.

Read More