Visit UOB To Network Narotama Trading Zone

uob

This after the entourage of the Rector of Narotama University visit Singapore’s largest bank. Received by the Executive Director Yendi Likin in the UOB tower, 8 Antony Road # 01-01 Singapore, UOB KayHian willing to assist the development of Narotama Trading Zone with PT Astronacci International. PT Astronacci International is a company led by alumni of the Narotama University Gema Merdeka success in trading in Asia.
Yendi Likin that comes from Edinburgh in the near future would send a Virtual Trading Account for the stock could be used for training students and alumni at Narotama trading zone. During the visit, the delegation also invited to tour throughout UOB KayHian workspace. Like the trading room, analysis room, and office. (Qfd)

Mencapai impian dengan Trading Saham

Dear, All Beginner Traders

Anda memiliki keinginan untuk bisnis yang tidak memakan waktu dan dengan modal kecil ? Anda dapat memulainya dari bisnis Investasi Trading Saham. Apakah anda kurang mengerti mengenai bisnis saham? Anda dapat bergabung dengan kami (Narotama Capital). Kami akan membantu anda dalam memahami bisnis Investasi trading saham. Ulasan mengenai pentingnya bisnis ini, peluang bisnis ini, pengetahuan dasar, serta perhitungan di bisnis investasi trading saham dapat anda nikmati pada powerpoint Mencapai impian dengan Trading Saham dengan outline:

Continue reading

Investasi Valas yang Menguntungkan

Siapapun investor pasti teringat akan badai valas di tahun 98-an. Banyak yang mengalami kebangkrutan pada saat itu, namun ada juga yang berpesta pora. Hal ini karena mereka menyimpan dollar atau investasi valas di mata uang dollar, sehingga mendapatkan selisih konversi yang sangat tinggi.

Memang keuntungan dari investasi valas adalah di perbedaan konversi mata uang. Biasanya ini sangat menguntungkan bila mata uang lokalnya sangat lemah, artinya banyak spekulasi atas posisi mata uang tersebut. Sehingga volatilitas mata uang tersebut menjadi keuntungan bagi pemain valas ini. Continue reading